di Balik kisah Rihlah ilmiah Institut Jamiyah Mahmudiyah

RUMAH INTUISI - Minggu, 16 Februari 2025 tepat pukul 13.30 Waktu Malaysia, rombongan Institut Jamiyah Mahmudiyah mendarat di Bandara Kuala Lumpur International Airport.
Pimpinan Rektorat dan jajaran dosen Insititut Jamiyah Mahmudiyah yang berjumlah 15 orang kembali mengadakan kunjungan Ilmiah mereka dalam agenda KKN Internasional dengan menghantarkan 25 orang Mahasiswa KKN di Negara Jiran tersebut.
Mereka nantinya akan ditempatkan di beberapa titik sanggar Belajar yang tersebar di Kuala lumpur. begitu sampai, rombongan disambut tour guide yang ramah bernama bang Aris.
Beliau langsung mengantarkan rombongan di Sentul, sebuah kawasan Bandar Utama di Kuala Lumpur, dimana tempat salah satu sanggar belajar yang nantinya menjadi tempat tugas para Mahasiswa KKN IJM.
Rombongan bertemu dengan Pak Shoheh, salah seorang pendiri Sanggar Bimbingan di Sentul yang kemudian akan mejadi koordinator para mahasiswa yang nantinya bertugas disana.
Sebelumnya, mahasiswa lebih dahulu tiba disana, disebabkan mereka berangkat lebih awal dari tanah Air menuju Kuala Lumpur didampingi oleh Pak Zacky Kaprodi MPI.
Pak Shoheh dengan karakter tegasnya, menceritakan banyak hal tentang sanggar Bimbingan yang ada di sana.
Selain itu secara teknis beliau juga memberikan pengarahan kepada para mahasiswa IJM dengan menunjuk dan membagi siapa saja yang akan bertugas melakukan pengajaran dan bimbingan di beberapa titik SKIL yang ada d sana.
SIKL adalah Sekolah Indonesia Kuala Lumpur yang terdiri dari siswa-siswa yang berasal dari Warga negara Indonesia.
Selain SIKL, Sanggar-sanggar Bimbingan belajar hadir untuk anak-anak yang berasal dari orang tua yang melakukan pernikahan tidak resmi yang hampir 90 % berstatus undocumented. Terang pak Shoheh.
Undocumented adalah warga negara yang tidak memiliki catatan resmi terhadap status kewarganegaraannya di negeri jiran tersebut.
Pak Shoheh yang juga orang Indonesia (berasal dari Jember) dengan gamblang menceritakan aktifitas perkawinan yang tidak resmi marak terjadi khususnya para WNI kebanyakan sehingga siswa Sanggar Bimbingan ini dari tahun ke tahun kian bertambah.
Betapa tidak, dari hasil perkawinan tersebut, berimplikasi kepada lahirnya anak-anak tanpa status resmi dari Negara Malaysia yang mau tidak mau harus juga dipedulikan dan diperhatikan.
Hadirnya anak-anak mahasiswa KKN IJM ini setidaknya mampu membantu pak shoheh dan sahabat-sahabat pendidik yang lain dalam mempercepat proses terselenggaranya akses pendidikan yang layak bagi mereka.
Tinggalkan Komentar
Tambah Komentar
Blog Terkait

Kunjungan PJ. Ketua TP PKK Langkat Di Desa Percontohan Kategori Posyandu Di Desa Teluk Bakung.
Tanjung Pura, Ibu Ny. Uke Retno Faisal Hasrimy selaku Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Langkat melakukan kunjungan dan Pembinaan Desa Percontohan Kategori
Lebih Detail
Menelusuri Akar dari kebencian, Gus Miftah dan Sunhaji
RUMAH INTUISI - agaknya, akhir-akhir ini Roda Kemakmuran kapitalis dikendalikan oleh setumpuk kebencian. Cobalah tengok kasus-kasus viral belakangan ini. Bagaimana proses
Lebih Detail
Menjadi santri pelayan haji; sebuah Catatan akhir
RUMAH INTUISI - minggu, 9/06/24 tepat kloter 25 yang merupakan kloter terakhir dari jamaah haji Embarkasi Medan Sumatera Utara tiba di
Lebih Detail
PAGUYUBAN KADER
RUMAH INTUISI - kenapa Korp Alumni Kader HMI tidak begitu mengganggu dalam dialog keseharian republik ini. hal ini terbersit diikiranku Atas
Lebih DetailBlog Terkini

Tenang "Dalam Hati"

Muh. Zuhaili: Cahaya Alquran di Singapura

di Balik kisah Rihlah ilmiah Institut Jamiyah Mahmudiyah
Menu
Hubungi Kami
KOMUNITAS LITERASI PERADABAN
|
Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara - 20853 |
|
081360424202 |
|
muhammadsangbintang@gmail.com |