Muh. Zuhaili: Cahaya Alquran di Singapura

Muh. Zuhaili: Cahaya Alquran di Singapura

RUMAH INTUISI -  Hari ini, Kamis, 20/02/2025, tepat pukul 10.00 Waktu Singapura, rombongan Institut Jamiyah Mahmudiyah tiba di Imigrasi.  Melewati proses adminitrasi tahap pertahap dan berjalan dengan lancar.

Tanpa menunggu lama, rombongan meluncur menuju Malayan Singapura, Ikonik Patung Singa yang memancurkan air, sebagai tanda para pelancong sudah sampai ke negeri tersebut.

Rombongan lakukan foto bersama, sebahagian besar secara personal mengambil spot foto yang menurutnya bagus, tentunya untuk mengabarkan kepada khalayak dunia maya, bahwa Ia nya telah sampai.

Hampir tiga puluh menit berlalu, rombongan bergegas ke kunjungan selanjutnya. Kali berkunjung ke tempat seorang ustad muda dan energik.

 Namanya Muhammad Zuhaili, seorang ustad muda yang berasal dari Singapura.

Ia mempunyai sebuah lembaga pendidikan yang bernama MZ Quran Center.

sebuah lembaga yang mendidik para muslim khususnya Masyarakat Singapura, untuk mempelajari Alquran.

Tempatnya terletak di sebuah bangunan Ruko, di antara gerai-gerai pembelanjaan untuk keperluan muslim, di antara bangunan-bangunan megah pencakar langit negeri Singapura.

Rombongan tiba disana, disambut dengan penuh takzim ramah tamah bersuka cita.

tak lama kemudian dipersilakan makan. Makanan khas Indonesia telah disediakan oleh mereka.

Selepas itu, Beliau banyak bercerita, pengalamannya, aktifitas rutin sebulan berkali-kali pulang balik keluar negeri untuk keperluan dakwah menyebarkan cahaya Alquran di Singapura bahkan negara-negara di dunia.

Belia menuturkan, Pemerintah Singapura, meskipun non muslim, mereka lebih representatif dalam menerapkan nilai-nilai Islam.

Satu aspek yang dapat dijadikan parameter adalah kebersihan.

Memang, sedari pertama menginjakkan kaki di negeri ini, tak pernah melihat tumpukan-tumpukan sampah seserius di Indonesia.

Negara yang menghasilkan sampah rumah tangga yang bergunung-gunung setiap Minggu.

Negeri Singapura menerbitkan peraturan sanksi yang serius kepada mereka yang membuang sampah sembarangan.

Lanjut sang ustad, kita harusnya sebagai muslim merasa malu. Tidak dengan baik menerapkan Alquran.

Bahkan oknum dari kita lebih berpotensi untuk saling bermusuhan tidak bersatu dalam menerapkan Alquran dalam kehidupan.

Masalah Umat Islam hari ini baginya bukanlah kepada non muslim un sich. 

Melainkan sesama kita saling berpecah belah tanpa mengindahkan persatuan Islam itu sendiri 

Di Negeri yang mayoritas 14% penganut Islam ini, kita menemukan nilai-nilai islami, kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjaga lingkungannya.

Di akhir kunjungan, ustad muda memberikan bingkisan kepada rombongan.

Rombongan pun izin pamit, suasana pertemuan dengan hati ketulusan penyambutan ustad amat menyenangkan.

Kunjungan kali ini memberikan spirit yang sangat baik tentang bagaimana menjaga Alquran dan membumikannya dalam kehidupan sehari-hari. 

 

 


Kamis, 20 Februari 2025 20:30 WIB
Administrator
318 Lihat kali

Tinggalkan Komentar

0 Komentar

Blog Terkait

News
14 Februari 2025 23:49

INTUISI MENGAJI: Sebuah Kebutuhan Dasar

RUMAH INTUISI - Salah satu Kebutuhan dasar manusia adalah terpenuhinya unsur rohani yang positif, yang baik lalu melahirkan ketenangan. Salah

Lebih Detail
News
04 Februari 2025 14:46

Institut Jamiyah Mahmudiyah Langkat: Founder RUMAH INTUISI Menyerahkan Buku Membangun Peradaban Literasi kepada Pj. Wali Kota Langsa

RUMAH INTUISI - kamis, 30/01/2025 Jajaran Pimpinan Institut Jamiyah Mahmudiyah berkunjung di Kota Langsa dalam agenda audiensi terkait izin distribusi

Lebih Detail
News
20 Juli 2024 02:35

PKM UNIMED: SERAH TERIMA TAMAN BACA RUMAH INTUISI

RUMAH INTUISI - Jumat, 19/07/24 di Taman Baca Masyarakat RUMAH INTUISI dikunjungi oleh tamu isimewa. Para dosen UNIMED yang berkunjung di

Lebih Detail
News
11 Juli 2024 00:50

Posyandu Terintegritas: Alang atan menyapa anak-anak sehat dan kuat di Teluk Bakung

RUMAH INTUISI - Rabu, 10/07/2024 di desa Teluk Bakung Kecamatan Tanjung Pura, pada sebuah halaman MIS Rantau Panjang digelar giat

Lebih Detail